Tim Aman Nusa II Ditpolairud Polda Sulut Bantu Warga Terdampak Bencana di Kepulauan Siau
Kepulauan Siau — Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Tim Aman Nusa II Ditpolairud Polda Sulawesi Utara. Sebanyak 10 personel yang tergabung dalam tim tersebut hadir lengkap dan melaksanakan kegiatan kemanusiaan dengan membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Kepulauan Siau.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat dan nyata Polri dalam membantu masyarakat pascabencana, khususnya dalam pemulihan lingkungan permukiman warga.
Personel Ditpolairud bersama masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan material sisa bencana yang masuk ke dalam rumah, demi menciptakan kembali lingkungan yang bersih dan layak huni.
Aksi kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ditpolairud Polda Sulut menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan perairan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut dilaporkan kepada Dirpolairud Polda Sulut sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas, dengan tembusan kepada Wadir Polairud Polda Sulut.
Komitmen Jaga Jakarta Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 83 Kg Ganja di Bekasi
Polda Metro Jaya berhasil menyita 83 kg ganja senilai Rp1,6 miliar dan menangkap tiga orang tersangka (dua pria dan satu wanita) di Bekasi Timur. Penangkapan yang merupakan bagian dari program “Jaga Jakarta”.
JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan pengedar narkotika dengan menyita barang bukti berupa ganja seberat 83 kilogram. Operasi penangkapan ini dilakukan di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.
“Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka yang terdiri dari dua laki-laki berinisial M, A dan satu perempuan berinisial S,” ungkap Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/1/2026).
Kronologi Penangkapan
Kasus ini terungkap pada Selasa (6/1) berkat laporan masyarakat mengenai aktivitas transaksi narkoba di wilayah Duren Jaya, Bekasi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim kepolisian langsung melakukan pemantauan di lapangan.
Penyergapan dimulai pada Selasa malam sekitar pukul 22.30 WIB di sebuah SPBU di Jalan H. Nonon Sonthanie. Di sana, petugas mengamankan tersangka A yang kemudian bernyanyi mengenai lokasi penyimpanan barang haram tersebut.
Pakar UB Nilai KUHP Baru Belum Siap Diimplementasikan
“Dari hasil interogasi awal, A mengaku masih menyimpan narkotika jenis ganja di rumahnya. Petugas kemudian bergerak menuju sebuah rumah di Perumahan Duren Jaya, Bekasi Timur,” jelas Parikhesit.
Di lokasi kedua, polisi meringkus tersangka M dan S. Saat penggeledahan di dalam kamar, petugas menemukan paket besar ganja yang disembunyikan dalam kardus dan plastik.
Barang Bukti dan Dampak Penyelamatan
Selain ganja dengan berat bruto 83.021 gram, polisi juga menyita berbagai barang bukti pendukung seperti ponsel, buku catatan transaksi, dompet, dan tas. Nilai ekonomi dari barang bukti ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
“Ganja seberat 83 kilogram ini bernilai sekitar Rp1,6 miliar dan menyelamatkan sekitar 250 ribu jiwa dari bahaya narkoba,” kata Parikhesit.
Komitmen “Jaga Jakarta”
Operasi ini merupakan bagian dari program “Jaga Jakarta” yang dicanangkan Kapolda Metro Jaya untuk memberantas peredaran gelap narkoba demi menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan sehat.
Saat ini, ketiga tersangka telah ditahan di Mapolda Metro Jaya. Pihak kepolisian masih melakukan pengembangan intensif untuk memburu jaringan yang lebih luas di balik peredaran ganja tersebut.
Demi Dukung Ekonomi masyarakat, Polda Metro Jaya bangun jembatan di Bekasi
Bekasi – Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengawal penuh rencana pembangunan jembatan penghubung di Desa Bantarjaya, Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Peninjauan lokasi ini menjadi bagian dari upaya Polri mendorong percepatan infrastruktur yang berdampak langsung pada kelancaran ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat Bekasi.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto meninjau secara langsung lokasi pembangunan jembatan, pada Rabu (7/1/2026). Kunjungan Kombes Henik ini menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar.
Dalam peninjauan tersebut, Kombes Henik melihat langsung kondisi akses yang selama ini digunakan masyarakat. Saat ini, warga masih mengandalkan jembatan swadaya berbahan bambu yang kondisinya tidak layak dan rawan, setelah jembatan permanen sebelumnya rusak akibat banjir. Situasi ini dinilai membutuhkan perhatian serius agar mobilitas masyarakat kembali aman dan lancar.
Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas pada aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program-program yang memberikan dampak langsung bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Kombes Henik dalam keterangannya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat agar rencana pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan sesuai ketentuan. Harapan yang sama disampaikan warga setempat yang menginginkan akses penghubung antar desa kembali layak dan aman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Jembatan yang direncanakan dibangun ini memiliki peran strategis karena menjadi penghubung utama antara Desa Bantarjaya dan Desa Bantarsari, sekaligus jalur penting bagi aktivitas warga, khususnya di sektor pertanian.
Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa dalam setiap program pembangunan yang menyentuh kepentingan publik, Brimob Polda Metro Jaya senantiasa hadir untuk memberikan dukungan nyata, sejalan dengan komitmen Polri dalam melayani dan mengabdi kepada masyarakat.
Polri Perkuat Pada Pengawasan Internal Lewat Sistem Digital
Langkah ini merupakan bagian dari agenda besar Transformasi Polri Presisi yang dicanangkan sejak awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Sebagai wujud nyata transparansi dan akuntabilitas, Polri membuka tiga jalur pengaduan yang dapat diakses masyarakat, yakni pengaduan konvensional, aplikasi Dumas Presisi, serta QR Yanduan Propam Polri. Ketiga kanal ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan sekaligus memperkuat fungsi pengawasan internal.
Dari total Dumas konvensional tersebut, sebanyak 8.170 aduan berkadar pengawasan, sementara 1.555 aduan lainnya tidak berkadar pengawasan.
Sementara itu, melalui aplikasi Dumas Presisi, Polri menerima 18.041 aduan sepanjang 2025. Selain Dumas Presisi, Polri juga meluncurkan QR Yanduan Propam Polri sebagai sarana pengaduan berbasis digital. Inovasi ini dinilai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan partisipasi publik dalam pengawasan kinerja Polri. Penguatan pengawasan digital ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik serta mendorong terwujudnya Polri yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Terbukti Responsif, Polisi Evakuasi Warga Sesak Napas di Bekasi usai Terima Laporan Call Center 110
Seorang Warga Alami Sesak Nafas Lapor ke Layanan 110 dan Langsung Ditindaklanjuti. FOTO: Humas PMJ
Respons cepat ditunjukkan jajaran kepolisian dalam menangani laporan darurat dari masyarakat. Seperti pada Rabu (31/12), Operator Call Center 110 Polres Metro Bekasi menerima laporan dari seorang warga terkait gangguan pernapasan atau sesak napas di Perumahan Citaville, Kabupaten Bekasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Operator 110 Polres Metro Bekasi segera menuju lokasi sambil tetap menjalin komunikasi melalui sambungan telepon dengan pelapor untuk memastikan kondisi korban serta memandu langkah awal penanganan.
Setibanya di rumah pelapor, petugas mendapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kamar. Tanpa menunggu lama, petugas langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Permata Keluarga Jababeka untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, langkah responsif tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan jiwa.
“Alhamdulillah saat ini korban telah mendapatkan perawatan medis. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian dalam kondisi darurat,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).
Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan. “Keselamatan warga adalah prioritas. Polri akan terus hadir dan sigap membantu masyarakat,” pungkasnya.
Wakapolri Pantau Arus Balik Nataru dari Jatiasih, Bekasi
Bekasi Kota — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo melakukan monitoring arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Command Center Tollroad Jasa Marga, Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat (2/1/2025) siang.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya. Monitoring dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Wakapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, serta para pemangku kepentingan yang telah bersinergi mengamankan rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas dan arus lalu lintas selama periode Nataru terpantau aman dan kondusif.
“Operasi Lilin 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026 akan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KRYD) hingga 5 Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi arus balik masyarakat yang diprediksi mencapai puncaknya pada 4 Januari 2026,” ujar Wakapolri.
Berdasarkan data sementara, diproyeksikan sebanyak 2,9 juta kendaraan keluar dari Jakarta dan 2,8 juta kendaraan masuk kembali ke Jakarta selama periode Nataru. Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan telah keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik, Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, mulai dari ganjil-genap, contraflow, hingga one way. Seluruh kebijakan tersebut terus disosialisasikan secara masif agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari personel Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, disiagakan 2.903 posko pengamanan, pelayanan, dan terpadu, serta pengamanan terhadap puluhan ribu objek vital di seluruh wilayah.
Wakapolri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memanfaatkan layanan hotline 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.
Rilis Akhir Tahun Polda Metro Jaya, Narkoba Rp1,7 Triliun Disita Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.
Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.
Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.
Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Perang Total Melawan Narkotika
Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba
Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.
Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif
Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.
Transformasi Pelayanan Publik Presisi
Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan
bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.
“Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Menatap 2026 dengan Optimisme
Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.
Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.
Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.
Hasil Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Metro Jaya Terima 74.013 Laporan Sepanjang 2025, Tertinggi Nasional
Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.
Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.
Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.
Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Perang Total Melawan Narkotika
Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba
Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.
Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif
Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.
Transformasi Pelayanan Publik Presisi
Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan
bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.
“Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Menatap 2026 dengan Optimisme
Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.
Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.
Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.
Rilis Akhir Tahun 2025, Polda Metro Jaya Terima 74.013 Laporan Sepanjang 2025, Tertinggi Nasional
Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya menegaskan perannya sebagai pilar utama penjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat di Ibu Kota dan wilayah penyangga. Seluruh capaian strategis tersebut dirangkum dalam Kaleidoskop 2025 Polda Metro Jaya, sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas Polri kepada publik.(31/12/25)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa setiap kebijakan dan langkah operasional Polda Metro Jaya selaras dengan visi besar Presiden Republik Indonesia melalui Asta Cita, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan, pelayanan publik yang humanis, serta dukungan terhadap ketahanan nasional.
Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
Sebagai bagian dari program prioritas nasional, Polda Metro Jaya turut aktif memperkuat ketahanan pangan. Salah satunya melalui keterlibatan dalam penanaman jagung serentak Kuartal IV yang digelar secara nasional dan dipimpin Kapolri secara virtual.
Tak hanya itu, Polda Metro Jaya memastikan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Bergizi Gratis (SPBG) di berbagai wilayah Jakarta. Kapolda Metro Jaya turun langsung melakukan pengecekan guna memastikan standar kebersihan, kelayakan, dan kualitas layanan, terutama bagi anak-anak sekolah sebagai penerima manfaat utama.
Penegakan Hukum Tegas, Terukur, dan Berkeadilan
Dalam bidang penegakan hukum, Polda Metro Jaya mencatat capaian signifikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum berhasil menyelesaikan perkara hingga 109 persen, mencerminkan efektivitas kerja di tengah kompleksitas kriminalitas metropolitan.
Polda Metro Jaya juga sukses membongkar sindikat besar impor pakaian bekas ilegal, menyita ratusan bal pakaian bernilai miliaran rupiah, serta membekukan aset hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara di ranah digital, Direktorat Reserse Siber terus memutus akses judi online ilegal demi menjaga ruang siber yang aman dan sehat bagi masyarakat.
Perang Total Melawan Narkotika
Komitmen memerangi narkoba juga menunjukkan hasil nyata. Sepanjang 2025, pengungkapan perkara narkotika meningkat 12 persen, dengan total barang bukti mencapai 3,2 ton narkotika. Dari capaian tersebut, diperkirakan lebih dari 10 juta jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba
Seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terbuka, termasuk pemusnahan barang bukti sesuai ketentuan, sebagai wujud komitmen melindungi generasi bangsa.
Mengelola Tantangan Jakarta Secara Adaptif
Tahun 2025 menghadirkan berbagai tantangan kompleks, mulai dari kemacetan lalu lintas, banjir akibat curah hujan tinggi, hingga kebakaran di kawasan padat penduduk. Seluruh potensi gangguan tersebut dikelola secara adaptif melalui rekayasa lalu lintas terukur, kesiapsiagaan personel, serta respons cepat lintas sektor.
Dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat, Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, menjaga keseimbangan antara hak demokrasi dan ketertiban umum.
Transformasi Pelayanan Publik Presisi
Sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi, Polda Metro Jaya mengoptimalkan layanan Call Center 110 yang beroperasi 24 jam. Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 269 ribu panggilan, dengan sekitar 67 persen berhasil terlayani, mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik.
Sinergi juga diperkuat melalui apel pengamanan swakarsa, apel nelayan di Kepulauan Seribu, apel bersama ormas dan komunitas, hingga Apel Ojol Kamtibmas yang melibatkan ribuan pengemudi ojek online.
Polisi Hadir untuk Masyarakat
Kepedulian sosial menjadi wajah lain Polda Metro Jaya. Mulai dari doa bersama lintas agama, penyaluran bantuan kemanusiaan
bagi korban bencana, hingga penghargaan bagi warga berprestasi dan petugas keamanan lingkungan yang gugur saat mengabdi.
“Transformasi ini bukan hanya tentang institusi, tetapi tentang kepercayaan dan kebersamaan. Jakarta yang aman lahir dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegas Irjen Pol. Asep Edi Suheri.
Menatap 2026 dengan Optimisme
Menutup Kaleidoskop 2025, Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, TNI, Pemprov DKI, insan pers, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh elemen bangsa atas sinergi yang terbangun.
Memasuki 2026, Polda Metro Jaya berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penanganan perkara, menjaga integritas personel, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor demi menghadirkan rasa aman yang nyata.
Dari Jakarta, Polda Metro Jaya terus menyalakan harapan untuk Indonesia yang aman, kuat, dan sejahtera.
Groundbreaking 436 SPPG Serentak, Komitmen Dukung Program MBG
Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo memimpin pelaksanaan groundbreaking 436 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Bapak Kapolri terhadap program Makan Bergizi Gratis yang menjadi bagian dari Program Astacita Presiden RI.
Groundbreaking dipusatkan di SPPG Polda Metro Jaya, Cengkareng, Jakarta Barat, dan dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, Kapolda Metro Jaya, serta perwakilan kementerian terkait, Senin (29/12/2025).
Komjen Pol Dedi mengatakan, pembangunan SPPG merupakan komitmen Kapolri untuk mengambil peran aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis melalui penyediaan layanan pemenuhan gizi di berbagai daerah.
“Hari ini Polri melaksanakan groundbreaking 436 SPPG secara serentak di seluruh Indonesia. Ini merupakan bagian dari target pembangunan total 1.147 unit SPPG Polri,” katanya kepada wartawan.
Ia merinci, hingga saat ini sebanyak 331 unit SPPG telah beroperasi, 135 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 245 unit dalam tahap pembangunan dengan progres yang beragam. Sementara 436 unit lainnya resmi memasuki tahap pembangunan melalui kegiatan groundbreaking hari ini.
Dari jumlah tersebut, terdapat 26 unit SPPG wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal) yang dibangun sebagai bentuk pemerataan layanan gizi. Pembangunan SPPG 3T ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 45 hari dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Komjen Pol Dedi menambahkan, keberadaan SPPG Polri memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dari 331 unit yang telah beroperasi, SPPG Polri mampu menyerap sekitar 57.100 tenaga kerja. Jika seluruh 1.147 unit SPPG Polri telah beroperasi, maka diperkirakan akan melayani sekitar 3,4 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Selain itu, seluruh SPPG Polri diwajibkan memenuhi standar ketat keamanan pangan, mulai dari sertifikasi higienis, halal, uji laboratorium air bersih, hingga pengelolaan limbah.
“SPPG di Polda Metro Jaya ini menjadi salah satu prototipe ideal. Kapasitas produksinya mencapai 3.800 porsi per hari, melayani sekolah-sekolah serta ibu dan anak di sekitar lokasi,” ujarnya.
Menurut Dedi, kehadiran SPPG Polri tidak hanya bertujuan menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM.
“Multiplier effect-nya besar. Selain menyerap tenaga kerja, rantai pasok bahan pangan juga ikut menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya.